Sunday, May 3, 2020

GETARAN DAN GELOMBANG


Getaran adalah gerak bolak-balik di sekitar titik kesetimbangan
Contoh getaran yang paling sering digunakan sebagai model percobaan dalam pembelajaran adalah ayunan bandul. 



Jika bandul dilepaskan dari P dengan O sebagai titik kesetimbangan, maka akan bergerak 1 getaran melintasi P-O-R-O-P
Gerak 1 getaran juga dapat dihitung dengan lintasan bandul sebagai berikut: O-R-O-P-O atau R-O-P-O-R
Kesalahan yang sering terjadi pada saat percobaan ayunan bandul:

1.       Saat awal percobaan, Bandul di titik P digerakkan sehingga ada kecepatan awal yang berakibat perhitungan frekuensi dan periode getaran tidak tepat.

2.       Simpangan awal getaran (θ) melebihi 15o, karena sudut simpangan ini diperhitungkan sebagai nilai sinus sudut tersebut, dimana jika sudut simpang (θ) kurang dari 15o maka nilai sinusnya sama dengan besar sudut dalam satuan radian.




Untuk mengatasi kesalahan point 1, perhitungan waktu periode tidak langsung bersamaan pada saat bandul dilepas di P, tetapi mulai dihitung saat bandul sudah bergetar beberapa kali. Misalnya stop watch mulai diaktifkan saat bandul mulai bergetar ketiga kali, diukur sejumlah getaran yang diinginkan.

Besaran dalam getaran:
Aplitudo (A) yaitu simpangan getar maksimal, dengan satuan meter atau cm.
Frekuensi (f) adalah jumlah getaran yang terjadi setiap sekon. Satuannya jumlah getaran/sekon atau dikenal dengan satuan hertz (Hz)
Periode (T) adalah waktu yang dibutuhkan untuk 1 getaran, dengan satuan sekon.
Menghitung periode getaran:
menghitung frekuensi getaran:
Sehingga hubungan frekuensi dan periode dapat dirumuskan:

Keterangan:
N = jumlah getaran
t  = waktu getar (sekon)
T = periode getaran (sekon)
f = frekuensi (Hz)
Contoh soal:
1. Senar gitar yang dipetik menghasilkan 300 getaran dalam 6 sekon. Berapakah periode dan frekuensinya?
Jawab:
N = 300
t = 6 sekon
Maka
T = 6/300 = 0,02 sekon
f = 300/6 = 50 Hz


2. Jika stasiun radio Akar Sari bekerja pada frekuensi 100 MHz, berapakah periodenya?
Jawab:
f = 100 MHz = 100 x 106 Hz = 108 Hz
maka
T = 1/108
T = 10-8 sekon



Related Posts:

  • ANGKA PENTING DALAM PENGUKURAN Hasil sebuah pengukuran dalam fisika selalu membawa kita pada angka terakhir yang tidak pasti (hasil taksiran). Sehingga hasil pengukuran merupakan angka yang tidak eksak atau tidak pasti. Karenanya kita mengenal "angka… Read More
  • AZAS BLACK TENTANG KALOR ZAT Azas Black adalah sebuah prinsip yang dicetuskan oleh Joseph Black. Seorang ahli fisika dari Skotlandia yang lahir 16 April 1728 dan meninggal 6 Desember 1799. Pada tahun 1761 Beliau juga berha… Read More
  • UNSUR SENYAWA-CAMPURAN-KLASIFIKASI DAN MASSA JENIS ZAT KLASIFIKASI MATERI Segala sesuatu yang ada di alam semesta ini tersusun atas materi. Semua benda yang ada di dunia ini, seperti batu, tanah, tumbuhan, hewan, dan alat-alat rumah tangga yang ada di sekitarmu merupakan … Read More
  • BESARAN DAN SATUAN METODE ILMIAH DAN PENGUKURAN DALAM IPA IPA mempelajari dan memahami berbagai hal di sekitar kita yang terdiri atas benda mati dan makhluk hidup serta interaksi dan pola keteraturannya, menyelesaikan masalah yang ter… Read More
  • GETARAN DAN GELOMBANG Getaran adalah gerak bolak-balik di sekitar titik kesetimbangan Contoh getaran yang paling sering digunakan sebagai model percobaan dalam pembelajaran adalah ayunan bandul.  Jika bandul dilepaskan dari P denga… Read More

0 komentar:

Post a Comment

VIDEO PEMBAHASAN SOAL

About Me

My photo
Pengawas SMP Kabupaten Pandeglang dengan tugas membina profesional guru dan kepala sekolah

Total Tayangan Halaman

113326

Followers

Popular Posts